Oleh: ilowirawan | Oktober 18, 2007

PRINSIP-PRINSIP “NETIQUETTE”


netiquette

 

A. Empati dan Solidaritas

Dalam berinternet, pengguna memang tidak bertatap muka secara langsung dengan manusia lain. Namun, jangan sampai pengguna seakan dapat berbuat seenak sendiri tanpa memperdulikan pengguna lain. Oleh karena itu, para pengguna sudah selayaknya tetap berempati terhadap pengguna lain. Kemudian merekapun harus menjaga solidaritas komunitas seperti layaknya di dunia nyata.

B. Teliti Sebelum Menceburkan Diri

Internet terdiri atas berbagai kelompok dan tiap kelompok memiliki budaya berbeda-beda. Oleh karena itu, sebelum masuk ke dalam suatu kelompok selidikilah budayanya. Jadi kita tidak salah masuk kelompok atau menyalahi budaya kelompok itu.

C. Berpenampilan Baik Ala Internet

Sebagian besar komunikasi di internet dilakukan secara tekstual. Oleh karena itu, manusia dinilai dari hasil tulisannya. Seperti layaknya berdandan secara pantas dan sesuai acara yang dihadiri, hendaknya pengguna internet menulis hal-hal yang pantas dan sesuai dengan konteks di mana ia mengeposkan tulisannya. Apalagi apabila ia melakukan “video conference” hendaknya memperhatikan fisik pula karena dapat terlihat oleh orang di sisi lain.

D. Menghormati Privasi

Manusia di dunia mayapun memiliki privasi yang tidak ingin dilanggar. Oleh karena itu sebaiknya pengguna internet saling menghormati privasi dengan tidak menerobos masuk dalam wilayah pribadi orang lain.

E. Tidak Menyalahgunakan Kekuasaan

Beberapa anggota komunitas internet memiliki kekuasaan lebih tinggi daripada yang lain. Lebih lanjut, mereka hendaknya tidak menggunakan kekuasaan secara semena-mena. Misalnya, administrator forum tidak diperkenankan dengan seenaknya menghentikan keanggotaan seorang anggota forum tanpa alasan yang jelas.

F. Memaafkan Kesalahan

Bila orang lain melakukan kesalahan kecil, misalnya salah tata bahasa, maafkanlah. Jangan berusaha membesarkan masalah, tetapi lebih berusaha memperbaiki masalah. Hal seperti demikian berlaku pula untuk diri sendiri. Jangan hanya karena telah melakukan kesalahan, kita lantas berhenti untuk berinternet. Belajar dari kesalahan akan meningkatkan kemampuan berinternet.

G. Berbagi Pengetahuan

Komunitas berinternet pada awalnya tercipta karena keinginan untuk berbagi pengetahuan. Oleh karena itu, kita tidak perlu takut atau minder untuk membagikan opini, pengetahuan atau pengalaman di dalam internet. Siapa tahu, hal yang mungkin dipandang sederhana oleh satu anggota komunitas internet ternyata amat berharga bagi anggota lain.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: