Oleh: ilowirawan | April 5, 2008

Paper based vs screen based by Andrew Dillon

dillonPerbandingan antara penggunaan “document based on electronic” dan “document based on paper” sebagaimana yang termuat dalam pokok-pokok pikiran Andrew Dillon dalam bukunya “Designing Usable Electronic Text”

Tahap penggunaan text electronic (screen) yang menggunakan layar komputer diawali dengan penggunaan teks/tulisan yang berbasis kertas selama berabad-abad lamanya. Menurutnya ada dua sudut pandang dalam melihat perbedaan antara keduanya yang secara sistematis dapat disusun sebagai berikut :

A. Dari sisi outcome

1. Kecepatan (speed)

Bahwa sebenarnya membaca tulisan kertas (buku, majalah, artikel dst) berdasarkan investigasi/penelitian memerlukan waktu yang lebih cepat dibandingkan “electronic base”

2. Ketepatan (accuracy)

Membaca melalui layar (screen base) memiliki tingkat ketepatan yang kurang (rendah) apabila dibandingkan “paper base”, hal ini disebabkan pada screen base biasanya pembaca ingin melihat hal-hal yang penting saja (scanning) secara cepat walaupun tidak semuan tulisan dibaca. Hal ini berbeda dengan seorang pembaca yang paper base.

3. Keterpaduan (comprehension)

Membaca di layar (screen base) lebih menguntungkan apabila membaca berbagai macam topik yang banyak (walaupun tidak sampai mendalam) dibandingkan paper base, misalnya melihat arsip berita hari kemarin yang tidak didapatkan di paper base dan seterusnya. Apalagi screen base menyediakan banyak fitur dan fasilitas-fasilitas multi media yang dapat dioptimalkan

4. Kelelahan (Fatigue)

Screen base dipandang lebih melelahkan dibandingkan paper base, karena pencahayaan layar, kontras serta radiasi yang ditimbulkannya akan mempercepat proses kelelahan terutama pada mata, dan punggung namun hal ini tidak ditemui pada paper base.

5. Faktor kesukaan (preference)

Dalam hal fleksibilitas paper base lebih disukai karena berbagai keunggulan di atas namun dari sisi kelengkapan (completely), screen base lebih disukai. Karena dengan duduk di depan komputer maka hampir semua informasi yang diperlukan dapat diperolehnya.

B. Dari Pengukuran Proses

1. Gerakan mata (Eye movement)

Sebenarnya tidak terdapat perbedaan mendasar antara keduanya di dalam melakukan aktifitas gerakan mata

2. Pengelolaan (Manipulation)

Pada pengelolaan paper based lebih sulit untuk melakukan perubahan-perubahan sebagaimana screen base. Misalnya untuk mengganti/mengoreksi buku yang telah dirilis maka perlu waktu untuk memperbaiki atau cetak ulang berikutnya. Sedangkan dengan hypertext dapat dilakukan perubahan (editing) dengan waktu amat cepat dan mudah dilakukan.

3. Pemanduan (Navigation)

Arahan membaca dalam hypertext relative lebih sulit, paling tidak harus menguasai penggunaan perintah-perintah dari program komputer. Hal ini tidak berlaku pada tulisan berbasis kertas.

Andrew Dillon juga menjelaskan dari perbedaan keduanya terbagi atas 4 tingkatan (levels) yaitu

a. Fisik

· Orientation (orientation) adanya pandangan bahwa tulisan kertas lebih mudah dibawa dibandingkan screen/electronic, disamping nyaman juga untuk dibaca

· Aspek ukuran (Ratio), Kertas jauh lebih lebar dan besar dibandingkan menggunakan screen (komputer)

· Penanganan dan pengelolaan; tulisan kertas lebih mudah ditangani dan dikelola. Hal ini berbeda dengan dokumen elektronik (e-document) yang harus dipresentasikan melalui sebuah layar komputer.

· Ukuran tampilan (display size); tidak selalu tampilan yang besar itu lebih baik, karena di masa depan dituntut adanya kepraktisan dan kemudahan dengan menggunakan sesuatu yang kecil saja.

b. Persepsi (Perceptual)

Kualitas gambar atau tampilan yang disajikan untuk pembaca pada e-document memang lebih bervariasi namun tidak stabil dalam arti mudah untuk dilakukan perubahan.

c. Ilmu pengetahuan (Coginitive)

Perbedaan dalam hal ingatan jangka pendek (short term memory), ingatan yang tampak pada tempatnya (Visual memory for location), keterwakilan secara skematik dari dokumen (Schematic representation of document), proses pencarian informasi (searching), perbedaan seseorang berdasarkan kemampuan, ilmu pengetahuan dan pengalaman

d. Perbedaan Social (Social differences)

Terdapat pandangan bahwa penggunaan komputer (screen base) masih memiliki tingkatan/status sosial yag lebih tinggi dibandingkan paper base, selain itu juga menunjukkan gengsi/prestise di penggunanya (user)

Kondisi di Indonesia dewasa ini sedikit demi sedikit penggunaan kertas sebagi media/tulisan mulai digeser oleh keberadaan komputer (screen base). Namun dibandingkan dengan negara maju/barat lainnya proporsi penggunaan komputer sebagai media informasi masih kecil, mengingat harga peralatan (unit) komputer yang dibutuhkan masih belum banyak terjangkau masyarakat. Apalagi status ekonomi bangsa yang belum sepenuhnya bangkit dari keterpurukan membuat sebagian besar warga masih menjadikan paper based sebagai pilihan utamanya.

Di masa depan seiring dengan, makin terjangkaunya harga perlatan komputer yang dibutuhkan masyarakat, dan masyarakat juga makin memahami arti pentingnya informasi bagi dirinya maka penggunaan komputer (screen based) sedikit demi sedikit akan meningkat. Hal ini tampak dari fenomena penggunaan telepon genggam (ponsel) di mana hampir semua orang dewasa bahkan anak-anak sudah sangat familiar dengan penggunaan alat tersebut. Alasan utamanya adalah tentu saja karena harganya yang relatif terjangkau.


Responses

  1. eka, dewi and lida…mengucapkan terima kasihhhhhh sebanyak banyaknya….
    di saat kami sedang kum kum di perpustakaan, eh ada bisikan ada jawaban di blog mass ilo…
    heheheh….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: