Oleh: ilowirawan | April 10, 2008

PENGHINAAN TERHADAP ISLAM

Penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW dan Islam memang penuh kesengajaan. Buktinya, penghinaan terhadap Nabi, Al-Quran dan Islam sendiri terus dilakukan. Beberapa tahu lalu Ayaan Hirsi Ali mencari popularitas dari jabatan politik dengan menghina Islam. Politisi Belanda kelahiran Somalia ini mengecam Islam sebagai agama terbelakang dan merendahkan wanita. Dia juga menuduh Rasulullah Muhammad SAW sebagai orang yang sesat karena menikahi Aisyah RA yang masih kanak-kanak. Dengan sangat keji dia menuduh Rasulullah itu pervers (mempunyai kelainan seksual).

jyllandsPenghinaan masih terus berlanjut. Pada tahun 2005 lalu, Koran Jyllands-Posten Denmark menerbitkan kartun Nabi Muhammad SAW, yang digambarkannya membawa pedang dan menenteng bom. Bahkan dalam salah satu kartunnya Rasulullah SAW digambarkan sebagai orang yang bersorban yang di dalamnya terselip bom (tampak dari bentuk dan sumbunya). Kemudian Januari 2006 kartun-kartun itu dimuat di media massa Nowegia dan Perancis (Koran France Soir).

Selanjutnya Februari 2008 kartun-kartun itu dimuat kembali oleh sebelas media terkemuka di Denmark dan televisi nasional, juga sedikitnya tiga harian di Eropa, yaitu Swedia, Belanda dan Spanyol telah mencetak karikatur penuh kebencian itu. Hati umat Islam masih sakit. Kini bukan hanya Nabi Muhammad SAW yang dihina, Al Quran dan Islam juga dilecehkan.

Akhir Maret 2008 berdarlah film “Fitna”. Dalam tayangan film tersebut dimunculkan kartun Nabi Muhammad SAW bersorban dan di kepalanya diselipkan bom yang pernah ditayangkan di media massa sebelumnya. Lalu ditayangkan pula ayat-ayat Al-Quran dan terjemahannya, berikutnya digambarkan peristiwa peledakan WTC dan berbagai peledakan lainnya. Secara keseluruhan film berdurasi 15 menit tersebut menyebarkan pesan bahwa Al-Quran adalah sumber kekerasan, Nabi Muhammad SAW adalah teroris dan Islam adalah agama pemicu kerusakan.

banBanyak negara muslim meminta agar film itu tidak diedarkan. Diantaranya adalah Iran, Bangladesh, Pakistan dan Yordania yang langsung berekasi keras mengecam film ini. Indonesiapun mengutuknya, sampai-sampai Sekjen PBB (Ban Ki Moon) mengkritiknya yang menganggap bahwa itu adalah film yang jahat. Wahai umat Islam…cukupkah kita hanya mengutuknya saja, tanpa bisa melakukan apa-apa selain itu ….. ?!! (Wallohu A’lam bishawab)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: