Oleh: ilowirawan | November 27, 2008

Sang Motivator dari Bintan …..

Muslim

Mr. Liem

Hari Kamis tanggal 27 November2008 P. Muslim, S.Gz maju memaparkan hasil penelitian thesis yang berjudul “Studi Makro Epidemiologi dan Kejadian Malaria dengan Pendekatan Spasial dan Temporal Terkait Tata Guna Lahan dan Meteorologis di Kecamatan Bintan Utara Kabupaten Bintan Propinsi Kepulauan Riau”. Bapak dua orang anak ini menjadi mahasiswa SIMKES 2007 yang pertama dan menandai dimulainya presentasi hasil penelitian oleh mahasiswa yang lain (tentu yang udah proposal dong..) sekaligus dapat memotivasi untuk mengikuti jejaknya. Yuppp… walaupun latar belakang pendidikan S1-nya adalah Sarjana Gizi (sedikit Joko Sembung… kagak nyambung) dengan topik yang diambil, tapi Kepala Suku di SIMKES 2007 ini banting stir mencoba peruntungan lain (kayak Ki Joko Bodo aja…) dengan mempelajari penyakit malaria kaitannya dengan data keruangan (spasial).

Setelah dibuka oleh KDP (DR. dr. Radjiman), selanjutnya dengan penampilan cukup mengesankan, mahasiswa yang juga merupakan pegawai di Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan ini menampilkan satu demi satu Power point presentasinya serta dilengkapi dengan gambar peta yang sangat menarik. Apalagi dengan mempergunakan fasilitas hyperlink yang membuat gaya penyajian menjadi begitu interaktif. Salah seorang pembimbing sempat terlambat 30 menit hadir, sehingga jadwal dimulainya presentasi mundur kira-kira 30 menit pula.

Sekitar 20 menit penyajian hasil penelitian berlalu, sesi berikutnya dilanjutkan dengan pertanyaan dari penguji yaitu Drs. Darmakusuma Darmanto, Dip.H, MS. Beliau mengklarifikasi penggunaan istilah “hubungan” antara variabel yang diteliti dan tentu saja berhubungan, namun hubungannya seperti apa? Menurut dosen yang banyak berkecimpung di bidang Ilmu Geografi ini lebih tepat apabila mempergunakan istilah “hubungan bermakna” atau “hubungan tidak bermakna “. Kalau hanya sekedar hubungan mengapa tidak menggunakan uji korelasi saja ?. Disarankan pula untuk sumber dari peta seyogyanya dicantumkan, selanjutnya penggunaan nilai derajad kesalahan yang dapat ditolerir (α) sebenarnya bisa saja mempergunakan α =0,1 tidak selalu α=0,05 karena sesungguhnya itu tergantung kesepakatan saja. Apalagi data yang diambil ini meliputi ruang lingkup serta wilayah yang cukup besar.

Ada kejadian menggelitik dari hasil ralat yang diberikan “the big man” ini kepada dosen penguji maupun pembimbing. Berdasarkan analisis trend dari tahun 2005-2007 di Bintan Utara terdapat suatu wilayah berupa lahan kosong (2005), kemudian tahun 2006 menjadi daerah pemukiman dan tahun 2007 menjadi lahan pasir. Apa ya mu’innn…? Bagaimana logika/nalar berbicara…. Heee…heee. Ternyata telah mengkoreksi yang salah dengan sesuatu yang lebih salah..hii..hii? Pria gagah yang suka pelihara jenggot inipun nyengir aja. Namanya juga belajar Pak, kan boleh juga salah, kalo betul terus ya nggak usah kuliah, tul nggak ? Kata presentan yang mirip Raja Dangdut Rhoma Irama ini cuma bekomentar : ter…la…lu……!

Kemudian dari Pemimbing II (Prof. dr. Hari Kusnanto, Dr.PH) dan Pembimbing I (Prof. dr. Sugeng Juwono Mardi Husodo, DAP&E, MSc) yang memberikan masukan beberapa item/point yang perlu diperbaiki, terutama keterkaitan antar variabel yang diambil. Namun sesuai “kode etik jurnalistik” dan “pesan sponsor” saya tidak dapat menguraikannya di sini. Bagi yang hadir di seminar tersebut tentu memakluminya…. Off the record. Yang pasti secara umum performance bapak yang memiliki istri seorang perawat ini sih cukup OK dan diharap tanggal 22 Desember 2008 telah siap menghadapi ujian thesis (pendadaran).

Setelah semuanya berakhir maka seluruh audience dari SIMKES 2007 diajak ikut berbagi bahagia dengan si empunya acara. Biasa…. namun kali ini tidak di Kedai Ponca namun di RM Spesial Sambal (SS) di Pogung Kidul. Setelah diawali dengan makanan pembuka (apetizer) berupa buah rambutan yang dibawa ilo dari kebun (hasil ngontrak rumah sekaligus ngontrak pohon rambutannya..) selanjutnya kita menikmati pedasnya menu SS sesuai pilihan menu masing-masing. Ada yang istimewa dan spesial karena jauh-jauh datang dari Bima (Leleh) dan dari Bali walaupun bukan orang Bali yaitu Alhiko yang ikut serta demi mendukung “si Bos” di SIMKES 2007 ini. Setelah foto-foto sejenak kamipun pulang menuju rumah masing-masing. So… makasih pula traktirannya Mr. Liem…. Moga penampilan perdana untuk seminar hasil kali ini menjadi motivator bagi teman-teman yang lain, khususnya yang sudah maju proposal apalagi yang belum proposal…


Responses

  1. bagus bangeet tulisanMU pak Muslimmm


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: