Oleh: ilowirawan | November 28, 2008

Penyusunan RKAKL NICE Project NTB 2009

Ada sebuah artikel berita yang saya kutip dari gizi.net tentang NICE. Apa itu NICE????? silakan baca berikut ini.

Perencanaan dari bawah atau “Bottom Up Planning” merupakan upaya yang terus dilakukan oleh jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam penyelenggaraan Program Perbaikan Gizi Masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat. Demikian disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Pertemuan Penyusunan RKAKL NICE Project Tahun 2009 dalam kata pengantar acara Penutupan acara tersebut, 24 September di Hotel Jayakarta Senggigi, NTB.

Pertemuan tersebut ditutup oleh Kepala Bidang Pembinaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi NTB, drg Sabar Setiawan MKes, mewakili Kepala Dinas Kesehatan yang berhalangan hadir. Pada sambutan penutupan, Sabar Setiawan menyatakan terima kasih atas kedatangan Tim Narasumber dari Departemen Kesehatan, khususnya dari Direktorat Bina Gizi Masyarakat dan Sekretariat Proyek NICE (Nutrition Improvement through Community Empowerment). Ia juga menyatakan bahwa proses pertemuan berjalan dengan baik, sesuai dengan skenario yang diharapkan.

Perwakilan Sekretariat Proyek NICE sekaligus mewakili Narasumber Pusat, Ir Siti Zainab MCN, menyampaikan bahwa dengan pola “Bottom up Planning” yang berbasis Output, penganggaran akan lebih efisien dan efektif. Proyek NICE di Provinsi NTB meliputi Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan Kota Mataram, yang akan berjalan sampai tahun 2012. Untuk tahun 2009, alokasi anggaran mencapai Rp. 17.297.700.000,- berupa uang Pemerintah RI dan bantuan ADB dengan proporsi 30:70.

Siti Zainab juga menjelaskan bahwa Tujuan Umum proyek adalah meningkatkan status gizi anak balita serta ibu hamil, terutama keluarga miskin. Sedangkan salah satu dari lima Tujuan Khusus adalah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat untuk merencanakan dan melaksanakan perbaikan gizi. Jangkauan Proyek NICE ini meliputi 75 puskesmas dan 387 desa. Di seluruh Indonesia, Proyek NICE ada di enam provinsi yaitu Sumut, Sumsel, Kalbar, Sulsel, NTB, dan NTT.

Pertemuan dihadiri oleh Kepala Bidang yang menangani program perbaikan gizi di wilayahnya, didampingi Kepala Seksi dan Petugas Teknis penyusunan RKAKL dari kelima wilayah daerah tersebut. Hadir sekaligus mengarahkan jalanya penyusunan rencana, salah seorang pejabat Pemda Provinsi NTB, Khaerul Anwar. Pertemuan tersebut diakhiri sesuai dengan rencana yang sudah tersusun, yang akan ditindak lanjut oleh Depkes Pusat maupun pihak provinsi NTB.

Sumber : emanz/gizi.net


Responses

  1. kapan proyek ini akan direalisasikan kepada masyarakat ?

  2. mumpung masih nganggur, pengen ngabdi sekaliean hidup lebih dari sekedar hidup…. info tenaga yang bisa dipakai dong…..
    Bila masih ingat tulisan “Welcome our see’, semoga diingat sebatas kenangan, jangan dipendam sebagai black record…

    Alumni asrama gizi mataram

  3. kebetulan saya udah masukkan lamaran untuk ikut dalam proyek nice ini. mohon referensinya tentang nice di perbanyak. thank’s a lot be4.

  4. Semoga segala upaya berhasil demi kemajuan NTB..

    Salam
    merpati.lombok@yahoo.com
    http://merpatilombok.wordpress.com

  5. katanya cuma di 6 provinsi…? kenapa tidak diseluruh indonesia.

    ke enam provinsi itu provinsi mana aja ya..? kok tidak jelas

    • Memang betul baru 6 provinsi: Sumut, Sumsel, Kalbar, Sulsel, NTB, dan NTT. Alasannya:
      Masih tahap pengembangan.

  6. saya salut dengan NTB & Persagi-nya yang udah satu langkah ke depan dlm NICE Project ini, dibanding 5 prov. lain, kalo bisa jelasin dong ke masy. awam Latar Belakang, tujuan, sasarannya plus bedanya proyek ini dengan proyek lain misal PNPMmandiri, WISLIC, dll. thanks kepada ADB & pemerintah krn dgn adnya NICE Project ini artinya SDM dari Ahli Gizi/Nutrisionist merasa diperhatikan dan dihargai terutama alumni yang belum PNS, krn baru inilah proyek yang ada hub.nya langsung dengan GIZI selama puluhan tahun ini.!!!

  7. The best U’ can do, is not just about the news, just prepare your web to combine both information and either the further future for the nutritionis at all. I Hope U’understand, kalo nggag ya maksud saya gini…
    Bagaimana Sampeyan sebagai salah satu dosen gizi mendidik dan membentuk profil-profil ahli madya gizi yang bertanggungjawab, TIDAK CENGENG, tahu diri, MANDIRI di masa depan. Karen tak lihat dari 8 tahun ini kok ya lulusan gizi Mataram sepertinya GAK PUNYA MUTU! Apa bener yang ditakutkan oleh Dosen Senior (Bukan Yang Sekarang) telah terjadi? Lulusan politeknik gizi kurang bisa berwawasan dan berdedikasi terhadap almamater, jadi pas dihadapkan pada masalah dan pekerjaan selalu ciut??? Saya malu lho jadi lulusan Politeknik Gizi kalo hal itu benar-benar terjadi….
    Yang kedua, tolong diperkenalkan pada mereka cara bermasyarakat sekaligus Bapak ajarkan pada mereka cara mandiri dengan cara Bukan HARUS JADI PEGAWAI NEGERI.
    Kalo bahasa Tiang ini terlalu frontal, ya mbok yao dimaafkan, kan masih dalam suasana lebaran, so Minal ‘Aidin Wal Faidzin lahh….

  8. Memang sudah saatnya mengabdikan ilmu kemasyarakat, cukuplah melanglangbuana didunia catering. Aku ikut bergabung di Lombok Tengah lho,,,,,

  9. da ketrima ya muahri..

  10. setelahselesai membuatperencanaan danselanjutnyadilanjutkan kemana,///?, ehbagaimanadengan rencana kegiatan KGM kapan bisa dijalanakan, pak .. eh tanya lagi ………gimanadengan teman yang lain apa sudah ada yuang rampung.

  11. terima kasih buat pemrakarsa proyek ini,tanpa mereka,kami tidak dapat pendidikan DIII gizi

  12. makasi atas proyek ini

  13. kapan nich mulaix project nice berlaga di masyarakat,sorry nich karena masyarakat di desa pada nanyain terus n para fm-nya kasian tuch !!! pada bengong semua menunggu apa yang mau dikerjain,berembe neh nice marak ndarak angen doank ato nyeke mate suri,,,,,sorry…sorry….

  14. evaluasi hasil program nice apa sudah memuaskan atau gagal ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: