Oleh: ilowirawan | Januari 20, 2009

Ahmadinejad, kami kagum pada Tuan……

Pas lagi jalan-jalan mengantar anakku Selda beli buku pelajaran kelas VI SD di Toko Buku Toga Mas, Jalan Gejayan Yogyakarta, beberapa waktu yang lalu saya tertarik pada sebuah buku kecil yang berjudul “Mahmoud Ahmadinejad, Singa Persia VS Amerika Serikat” karangan Mirza Maulana Ar-Rusydi. Buku itu membahas sisi kontroversi dan ketokohan dari sang Presiden Iran tersebut. Secara garis besar diulas di dalam buku ini mengenai karier politik, figur pujaan sekaligus kontroversial, kebenciannya terhadap Israel, hubungan dengan pemerintah RI dan “Surat Dakwah” kepada Presiden AS sekaligus musuhnya (George Walker Bush).

Amadinejad adalah sosok yang sangat fenomenal dan patriotik. Dengan negara yang sedang berkembang seperti Iran dia mampu menantang negara adikuasa beserta sekutunya. Karena itu tidak heran dia dijuluki “Singa Persia” atas keberaniannya itu. Tidak heran pula ia mendapat sambutan dan perhatian luar biasa di manapaun dan kapanpun dia berada. Sosoknya yang tegas dan kukuh dalam memegang pendapat pribadi cermin personalitasnya yang utuh dalam setiap langkah dan aksinya. Terlepas dia adalah seorang penganut Syiah (Di Indonesia sebagaian besar penganut Sunnah wal Jamaah) beberapa uraian berikut hendaknya dapat dijadikan inspirasi dan sugesti bagi kita untuk selalu menegakkan kebenaran dan keadilan.

Beberapa tulisan berikut saya mengutipnya pula dari blog sahabat saya di SIMKES 2007 untuk memperkaya khasanah penegetahuan kita, seberapa hebat tokoh kita ini.

Ketika di wawancara oleh TV Fox (AS) soal kehidupan pribadinya presiden yang juga seorang dosen ini mengungkapkan: “Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?”

Jawabnya: “Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:
Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran .”

Berikut adalah gambaran Ahmadinejad, yang membuat orang ternganga:


1. Saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid-masjid di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.


2. Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.


3. Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.


4. Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri-mentrinya untuk datang kepadanya danmenteri-mentrinya tersebut akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan-arahan darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri-mentrinya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri-menteri tersebut berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak
(sudah terjadikah fenomena ini di negeri kita tercinta…??). J


5. Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu-satunya uang masuk adalah uang gaji bulanannya
.

6. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250.

7. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah yang dimilikinya seorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan. Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.


8. Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden
.

9. Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.

10. Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri-menterinya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri-menterinya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara-upacara seperti karpet merah, sesi foto,atau publikasi pribadi, atau hal-hal seperti itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.

11. Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden? Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal-pengawalnya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipublikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk Amerika.

12. Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka (tidak mendapatkan keistimewaan sebagai seorang Presiden).

13. Bahkan ketika suara azan berkumandang, ia langsung mengerjakan sholat dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet biasa. Saat naik hajipun, ia menghindari perlakuan istimewa, ia naik truck seperti jamaah haji lainnya utk berangkat ke masjid.

14. Ia juga tidak mau bersalaman dengan wanita yang bukan muhrimnya, cukup menundukan kepala sebagai rasa hormat.

Terkait tuduhan negara AS dan sekutunya tentang penggunaan energi nuklir bagi pengembangan senjata presiden yang memiliki postur kecil ini memiliki argumen lantang dengan mengatakan

“Sebuah bangsa yang mempunyai budaya, logika dan peradaban tidak butuh senjata nuklir. Negara-negara yang mencari senjata nuklir adalah mereka yang ingin memecahkan semua masalah dengan kekuatan. Bangsa Kita (Iran) tidak butuh senjata seperti itu” Di kesempatan lain dia mengatakan “Kalau nuklir dianggap buruk kenapa kalian (Barat) boleh memiliki. Sedangkan kalau nuklir dianggap baik kenapa kami (Iran) tidak boleh”

Jarang ada memang, seorang presiden yang nyaris kehilangan urat takutnya. Mudahan-mudahan suatu saat nanti kita (Bangsa Indonesia) juga memiliki presiden yang seperti ini dan tentu yang mau mengabdi demi rakyatnya. Kami kagum padamu Tuan presiden….

.


Responses

  1. Salute For Mr. President

    seandainya Ahmadinejad menjadi pres RI, pasti akan sangat banyak Anggaran Belanja Negara yang dihemat…

    Meski badannya kecil – NYALInya BESAR !!!

    ALLAHUAKBAR !!!

  2. Inilah baru namanya Khalifah….Hebat!!!!

  3. inilah contoh pemimpin sejati, mudah-mudahan pemimpin2 kita mau dan harus berkaca pada beliau ini.

  4. jarang ada pemimpin yg seperti ini, salut buat sang presiden, engkau tidak mementingkan keduniawian, aku kagum pd mu atas kerendahan hatimu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: