Oleh: ilowirawan | Februari 6, 2009

Seminar Hasil Bang Roni…

Giliran maju seminar hasil yang ke 3 bagi mahasiswa SIMKES 2007 hari Kamis, tanggal 5 Februari 2009 adalah bapak dua anak dari Kabupaten Sumbawa sekaligus Pakar TI-nya SIMKES 2007 yaitu Pak Kartiawan, SKM. Bang “Roni Sianturi” begitu sapaan akrabnya maju menyajikan hasil penelitiannya yang berjudul “Evaluasi Sistem Surveillance Sebagai Pendukung Keputusan dalam Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Sumbawa”. Dengan penampilan meyakinkan mahasiswa yang juga sedang bertugas di Dinkes Kab. Sumbawa ini menyajikan hasil penelitian thesisnya. Pertanyaan dari penguji (dr. Rossi Sanusi, MPA) yaitu tentang keputusan apa sebenarnya yang akan diambil dan beberapa pertanyaan teoritis, jadi agak sedikit repot menjawabnya bagi bapak yang gagah satu ini. Maklum mungkin saking semangatnya bikin Power Point semalaman sehingga masalah definisi Surveillance agak kelewat dibaca. Its… OK aja apikk..apikkk..apik.

Demikian pula pertanyaan dan masukan dari pembimbing I (Prof Hari) yang menanyakan bagaimana kesan yang akan disampaikan dari penelitian ini, apa maksud “data tidak dianalisis”, siapa yang mengumpulkan data surveillance dan apabila sudah diolah siapa yang membutuhkan data tersebut? Sementara pembimbing II (dr. Riris Andono Ahmad, MPH) berhalangan hadir, karena beliau sedang berada di Rotterdam. Senada dengan pembimbing I, Prof Djaswadi selaku KDP juga menanyakan hal apa yang dinilai serta saran yang diberikan masih sangat normatif, belum begitu spesifik dalam memecahakan masalah penelitiannya.

bumbu desa

Setelah divonis bahwa tanggal 5 Maret 2009 dijadwalkan maju untuk proses pendadaran thesis, Bang Ronipun sumringah lagi dan kita semua diajak ke RM Sunda ” Boemboe Desa” di Belakang Gale (galleria Mall). Tempat mangkal yang mirip-miring hotel dan cukup mewah bagi kalangan mahasiswa, paling tidak bagi kami yang baru pertama masuk. Jadi walaupun semboyan RM-nya yaitu “BOMBOE DESA Kami masih tetap kampungan” tapi bagi kami warga SIMKES 2007 yang masuk ehhh …… ternyata lebih kampungan atau lebih tepatnya Katrok (Kata Tukul……). Moga juga cukongnya nggak tekor…. Makasih Bang Roni. Kursi panas kedua telah terlewati…menunggu kursi panas ketiga (terakhir), dan kami selalu mendukung abang…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: