Oleh: ilowirawan | Maret 29, 2012

Pelatihan CBID di Bandung

galeriTanggal 29-31 Maret 2012 ini saya mengikuti kegiatan peningkatan kemampuan bagi dosen dalam menyusun soal untuk uji kompetensi bagi tenaga kesehatan (Capacity Building Item Development/CBID) yang diadakan oleh Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI). Kegiatan yang diadakan di Bandung atau tepatnya di Galeri Ciumbuleuit  Hotel tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah dan berbagai Organisasi Profesi (OP). Kehadiran saya kali ini mewakili PERSAGI dan satu-satunya yang berasal dari NTB.  Saya mendapatkan kamar di lantai 20 di mana pada malam hari tampak terhampar begitu indahnya kota dengan sebutan Kota Kembang ini.

Kegiatan yang berlangsung di “Paris van Java” tersebut dibuka langsung oleh Ketua MTKI pusat (dr. Faiq Bahfen) dan membahas Standar Kompetensi Profesi dan Blue print dan Mekanisme pembuatan Soal Uji (Item Development).  Tampak hadir pula DR. Arum Atmawikarta (Mantan Ketua Persagi). Menurut ketua panitia penyelenggara latar belakang diadakannya kegiatan tersebut adalah   bahwa untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan diperlukan adanya uji kompetensi yang akan dilaksanakan oleh Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi (MTKP).  Sementara itu untuk mendukung uji dimaksud diperlukan materi uji yang memenuhi persayaratan materi uji yaitu valid dan reliable.  Oleh karena hal tersebut MTKI selanjutnya mengadakan kerja sama dengan Dirjen DIKTI Diknas melalui proyekyang disebut  Health Proffesional Education Quality (HPEQ) yang salah satu kegiatannya adalah melakukan pelatihan Capacity Building Item Development.  Keluaran/output yang dihasilkan adalah agar materi uji kompetensi yang dihasilkan sesuai dengan prinsip-prinsip uji kompetensi yang baik dan benar serta sejalan dengan arah pendidikan dan standar kompetensi dari profesi tenaga kesehatan yang akan bekerja di pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.

P Arum

Bersama DR Arum Atmawikarta

Selain PERSAGI organisasi profesi lain yang tampak hadir adalah perwakilan dari PPGI, IKAFMI, IOPI, PPNI, IKATEMI, PARI, PATELKI, HAKLI, IKATWI, IPAI dan sebagainya yang semuanya berjumlah 19 OP. Jadwal yang begitu padat dan ketat yaitu dari pagi jam 08.00 WIB sampai malam membuat para peserta sangat terkuras tenaga dan pikirannya tak terkecuali saya. Di hari pertama langsung dituntut menyusun sebanyak 50 item soal dalam bentuk studi kasus. Ya…. semampunya tentu saya berusaha untuk memenuhinya karena itu memang bukan perkara yang mudah. Semuanya memang harus dicoba dan diusahakan begitu kata Ibu Meylina Djafar, DCN sebagai panitia penyelenggara. Semoga output yang kami hasilkan dapat sesuai dengan yang diharapkan dalam pelatihan CBID kali ini.


Responses

  1. sukses yaa mas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: