Oleh: ilowirawan | September 22, 2012

Kegiatan Asistensi di KSB (Bersambung ..I)

Di Kantor Bupati KSB

Sebagai lokasi pertama kegiatan tim asistensi Poltekkes yang dibentuk berdasarkan SK Badan PPSDM Kesehatan tahun 2012 saya memulainya dengan mengunjungi Kabupaten Sumbawa Barat.  Tujuan dari kegiatan ini adalah diperolehnya data dan informasi existing SDM Kesehatan, serta kualitas berdasarkan jenis, jumlah dan distribusi SDM Kesehatan Indonesia tahun 2012 di Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan 5 Kabupaten/ Kota terpilih. Untuk tahun 2012 ini terpilih seluruh Dinas Kesehatan di Pulau Sumbawa sebanyak 5 (lima) Kabupaten/Kota di antaranya Kab. Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima dan Kota Bima

 Di salah satu kabupaten yang cukup kaya dengan tambang emasnya ini saya bertemu dengan pengelola data SDMK Dinas Kesehatan KSB (Syamsul Anwar, SKM) karena memang dialah petugas yang dilatih pada Bulan Agustus 2012 di Grand Legi Hotel Mataram beberapa waktu yang lalu. Kegiatan yang pertama adalah mengecek kelengkapan data baik DUK, data agregat dan aplikasi online (internet). Dan benar saja ternyata data yang dimiliki Dikes masih berantakan serta belum sesuai dengan format isian yang tersedia. Belum lagi soal updating data sehingga hari pertama Syamsul (demikian biasa disapa) saya minta untuk menormalisai data melalui terlebih dahulu melalui aplikasi sederhana yaitu Excell.

Bersama Ka. Dinkes KSB

Selanjutnya hari kedua, Jumat 21 September 2012 saya bertemu dengan Ka Dike KSB (dr. H. Syaifuddin) untuk menyampaikan berbagai persoalan kelengkapan data. Di antaranya adalah data NIP baru yang bagi setiap pegawai “mutlak” harus ada karena di dalam aplikasi SIMBPPSDM ini NIP baru dijadikan sebagai primary key (kunci utama). Beberapa persoalan pengelolaan data saya sampaikan ke Kadis yang asli orang Sumbawa ini. Updating data yang lamban serta kordinasi antar bagian bagi pengelolaan data menjadi sebab utama rendahnya kualitas data yang dimiliki Dinas Kesehatan KSB. Pada obrolan yang menghabiskan waktu hampir satu jam ini saya coba untuk meng-advokasi dan dukungan ka Dinkes agar sumber data ketenagaan khususnya sebagai bahan utama data selanjutnya segera dibenahi. Akan percuma data diolah bagimanapun hebatnya cara menyajikan data apabila dari sumber utama datanya sudah tidak akurat dan tidak update. Memerlukan koordinasi yang serasi dan harmonis terutama bagi pengelola SDMK dengan bagian kepegawaian.

Setelah menyelesaikan administrasi yaitu tanda tangan SPPD  petugas segera melengkapi beberapa NIP pegawai yang masih kosong. Jumlahnya hampir mencapai 10% dan setelah disii tinggal 1 % saja yang belum memilki NIP yang memang benar –benar belum turun dari pusat (BKN) hingga saat ini. Walaupun banyak yang belum fix datanya namun saat pulang kembali ke Mataram saya sudah membawa data agregat dan DUK untuk Dinkes serta 9 Puskesmas yang ada di KSB.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: